TERSESAT
Satu hal yang cukup berat ketika menjadi diriku adalah sisi diriku yang keras
Aku tak tauh, apakah ini normal ?
Kadang aku menyesal, kadang juga aku sedih dengan keadaanku
Orang-orang menjauhiku
Seolah bersamaku hanya sebuah formalitas
Tapi aku tauh, ada orang-orang yang bisa menerima segala keadaanku
mereka mengenalku dan tak mempermasalahkan itu
mereka juga tak menjauh, tak seperti yang lain
Diwaktu aku sadar, aku ingin menahan amarah dan tidak bertindak yang membawaku dalam penyesalan. Tapi sulit bagiku yang sejak lama menjalani hari-hari yang keras
Aku terbiasa keras pada diriku,
aku sering memaksakan meski raga tak lagi mampu,
atau, apakah selama ini, aku sendiri yang melukai diri?